Welcome to my blog, hope you enjoy reading
RSS

Laman

Senin, Februari 11, 2013

Seleksi Masuk Sekolah Impian

(Madrasah Internasional Techno Natura)



Para bunda yang berlokasi di Depok, kali ini saya mau sharing informasi kegiatan seleksi masuk Madrasah Internasional Techno Natura (MITN) tingkat Ibtidaiyah/SD.

MITN menjadi satu-satunya pilihan kami untuk calon SD-nya Asa. Alasannya karena sudah kadung jatuh cinta saat pertama kali liat profil sekolah ini dari browsing google :) ..kenapa jatuh cinta?? Mending liat webnya aja deh..pasti jatuh cinta juga :D

Tahapan yang harus kita lalui dalam  proses seleksinya Bunda kelompokkan sebagai berikut:
1. Pendaftaran
2. Open house
3. Sit in
4. Pengumuman
 
1. Pendaftaran
 
Tahap awal tentunya kita harus mengisi formulir pendaftaran. Tidak seperti sekolah lain yang sudah meminta kita merogoh kantong untuk pembelian  formulir, di MTN gratis dan bisa di download langsung di webnya atau diambil di sekretariatnya..dulu ada di Jl. Margonda Raya, tapi sekarang udah pindah dan belum tau alamatnya.

Pengalaman Bunda, lebih baik form didownload dan kelengkapan berkas disiapkan sebelum pendaftaran dibuka. Jadi begitu pendaftaran dibuka hari pertama, kita sudah bisa mengembalikan formulir lengkap. Karena tahun 2012, saat saya ambil form untuk Asa, kuota pendaftar habis pada hari ke-3…di sinilah pengalaman yang bikin Bunda hopeless n mellow abiss, karena Bunda buka web di hari ke-4..tapi dengan kepasrahan tetap juga disambangi sekretariatnya, dan akhirnya diijinkan ambil formulir dengan catatan status cadangan!!  So untuk antisipasi, jika anak kita sudah masuk di TK B, sering-sering aja meluncur ke webnya untuk liat pengumuman pendaftaran.

Pendaftaran dibuka awal Oktober 2012 dan hanya dibatasi 36 orang. Selanjutnya masuk status cadangan, entah sampai cadangan berapa yang diterima. Sedangkan jumlah siswa yang diterima awalnya hanya 12 anak saja.

2. Open house

Setelah urusan berkas selesai, tinggal menunggu pemberitahuan open house (OH). Info OH dikirim lewat sms aja. Nah untuk acara open house (7 Des ’12), Bunda ga bisa cerita karena ga hadir…karena saat itu bersamaan dengan meninggalnya Abahnya Asa (bapak mertua).

3. Sit in

Setelah OH, para ortu calon siswa akan dihubungi by telpon untuk pendaftaran sit in. Berhubung tidak ikut OH, saya cari info by sms ke Kepseknya.  Info yang Bunda terima by sms saat itu menyebutkan kalau untuk siswa cadangan menunggu bila ada pendaftar utama yang mengundurkan diri/tidak mendaftar sit in dalam periode yang ditentukan (10 s.d. 14 Des’12). Ketentuan ini bikin Bunda makin jiper aja, berasa banget nyeseknya karena ga buru-buru daftar. Bunda dan Abi akhirnya hanya tinggal pasrah dan berdoa aja…mudah-mudahan kepanggil sit in.

Alhamdulillah doa kami didengar Allah, tanggal 17 Des’12 Bunda ditelpon…kasih kabar kalau Asa bisa ikut sit in. Akhirnya keesokan harinya kami daftar sit in dan dikenakan biaya Rp 350.000. Nah inilah biaya pertama yang dikeluarkan sejak pendaftaran :)
 
Sit in ini merupakan sarana MITN untuk menseleksi para calon siswanya. Tidak seperti sekolah lain, yang melakukan seleksi dengan tes/ujian dan wawancara, di MITN siswa diseleksi dengan mengikutsertakan siswa dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga anak tidak merasa sedang diseleksi..tapi yang ada hanya sekolah seperti biasa :) Jumlah calon siswa yang ikut sit in saat itu sebanyak 40 siswa, sehingga mereka dibagi dalam 4 kelas dengan masing-masing didampingi 1 mentor dari luar sekolah sebagai Tim Penilai, biasanya dari Psikologi UI. Mentor inilah yang akan memberikan rekomendasi ke pihak sekolah.

Penilaian dalam sit in dititikberatkan pada kemampuan sosial anak dan tidak menganulir adanya prilaku bullying, baik perkataan ataupun tindakan. Sedangkan potensi siswa yang diharapkan muncul ditetapkan dalam 4 kuadran yaitu, potensi Akademis, Agamis/pembica, Potensi Desain dan Pelaksana. Jelasnya bisa dibaca di webnya.

Perlu diingat ya Bunda..untuk bullying sendiri pihak sekolah sangat concern dan sama sekali tidak ada toleran. Bunda dapat cerita nih dari angkatan sebelumnya..ada calon siswa yang prilakunya cenderung "membahayakan" anak lain, akibatnya saat sit in itu langsung diminta mengundurkan diri. Ini juga yang sempat bikin Bunda deg2an..coz anakku paling ga bisa nerima kalo diganggu/dipancing buat adu fisik, kalo diganggu keluar deh jurus karatenya...yang bikin temannya mewek sudah pasti itu..hikss. So selama 1 minggu sit-in selalu dipesan, jangan diladeni kalo ada yang usil-usil yaa...Alhamdulillah 1 minggu berlangsung aman dan terkendali :)

Sit in berlangsung selama 5 hari  (7 s.d. 11 Januari 2013) dari jam 8 s.d. 14.00 dengan 2 x istirahat. So anak kita mesti dibekali snack dan makan siang dari rumah.

Selain penilaian atas potensi calon siswa, mereka juga akan dinilai oleh kakak kelasnya, para siswa level 1 yang sedang berjalan. Karena saat kegiatan, para siswa level 1 juga turut dalam kelompok sit in.  Kakak kelas tersebut dimintakan pendapatnya mengenai penerimaan dan tanggapan mereka terhadap calon siswa.

Salah satu agenda sit in adalah kegiatan outbond di Ciseeng, Jabar. Saat Asa sit in, cuaca sedang tidak bersahabat, hujan setiap hari. Walaupun hujan, kegiatan outbond tetap jalan, jadi fisik dan mental anak-anak mesti disiapkan ya Bunda..

4. Pengumuman

Inilah saat yang paling dinantikan. Diperlukan waktu 2 minggu memproses hasil penilaian, dan 1 minggu untuk distribusi surat pengumuman. Pengumuman diberikan lewat surat yang diantar kurir ke rumah kita. 

3 minggu menunggu surat yang sangat kita harapkan bikin senewen juga...rasanya lammmaaaa banget..:D Persis awal bulan Februari (020212), surat yang ditunggupun datang.

Hasilnya..ternyata Asa mesti menunggu lagi 2 minggu kemudian...karena dalam surat pengumuman itu Asa hanya masuk cadangan putra..jadi kami sangat berharap ada siswa yang memiliki potensi di kuadran yang sama mengundurkan diri...biar Asa bisa menggantikan tempatnya..semoga..Aminn ^_^

Inilah suasana sekolah impian ku... (Asa atau ortunya ya :D)

# Update 14 Februari 2012 #



Dua minggu hamper berlalu, kemarin Bunda tergerak untuk telpon ke MTN, dan akhirnya diberi kabar kalau seluruh calon siswa sudah mendaftar ulang sehingga tidak ada yang mengundurkan diri…hikksss sedihnya tak tertahan :( Mendengar kabar itu rasanya seperti dulu ga keterima UMPTN, airmata ga tertahan lagi buat tumpah setiap abis sholat..*ciyuss loh ga lebay*

Ternyata Allah belum memperkenankan jagoan Bunda untuk mengenyam pendidikan disana. Mungkin juga karena tidak singkronnya keinginan kami sebagai ortu dengan Asa. Baru tau soalnya kalo ternyata Asa itu happy banget saat tau ga diterima..gini ceritanya..

Istirahat kantor seperti biasanya Bunda pulang dan mau kasih kabar ke Asa..

B: Asa, bunda sedih banget deh hari ini…

A: kenapa

B: (Saat itu kebetulan Bunda ngeliat kaki Asa kotor banget, jadi dikomentarin dulu kakinya)

     Kaki Asa kotor banget…

A: oohh kirainnn karena Asa ga diterima di Techno Natura…(sambil nyengir ngomornya)


Masya Allah...ternyata tebakannya tepat banget!!! Benar-benar ga kebayang Asa bakal ngomong begitu. Tapi omongannya itu bikin gondok aja rasanya, sementara Bundanya sedih.. lah kok dia heppy ga diterima…ampunnn anakku!!!


Akhirnya berlanjut lah obrolan, kenapa Asa ga mau sekolah di Techno…dan jawabannya benar-benar bikin geleng kepala..

“..Abisnya Techno Natura ga pake seragam..” 


OMG…juragan Bunda yang satu ini ternyata cuma kepengin sekolah yang pake seragam kaya teman-temannya!! 

Pemikiran yang sangat sederhana ala anak-anak. Disaat kami, ortunya berpikir keras untuk memberikan pendidikan yang tidak konvensional, justru anak kami ingin yang biasa-biasa saja seperti temannya. Sekolah pake seragam dengan alasannya, "Biar Asa keliatan udah anak SD" #Bundanya mingkem nahan ketawa disaat sedih#

Okelah Bunda tulis aja di blog ini alasan Bunda pengen sekali Asa sekolah di Techno, biar nanti kalo udah gede Asa bisa baca...kenapa Bunda dan Abi kekeuh mau nyekolahin Asa di Techno. Sok..maree buat teman para Bunda yang mungkin lagi bingung nyari referensi sekolah, wabil khusus yang tinggal di Depok dsk yaa..bisa juga turut baca..silakan klik disini :)
  






2 comments:

Zaky mengatakan...

Terima kasih infonya bu... Sekarang anaknya keterima gak di technonatura? Saya juga sepertinya kepingin coba seleksi ah. Mudah2xan bisa.

Lina Marlina mengatakan...

Salam kenal bunda,
Saya malah baru tau dari temen ada techno natura, tp dia ngasih taunya tadi pagi pdhl pendaftaran udh ditutup tanggal 1 oktober...
Sekarang ananda asa sekolah dimana jadinya bun?

Posting Komentar

mau komentar atau just say hello...yok tulis aja :)